Jan 24

This post will always be updated if there are new words :) These were taken from many source. You can add some in comments if you want

Enjoy it :)

****************************************************

”Nilai hidup … bukan terletak pada panjangnya hari-hari, tetapi dari pen ggunaan kita atas hari-hari itu. Seseorang bisa saja berumur panjang, tapi hanya sedikit memperoleh dari hidup. Kebahagiaan yang kita peroleh dalam hidup,  tidak tergantung pada deretan tahun-tahun kita, tapi … pada kemauan kita.”

~Montaigne)~

****************************************************

Orang yang berhasil adalah orang yang dapat meletakkan dasar yang kuat dengan batu-batu yang orang lain lemparkan kepadanya

~David Brinkley~
Continue reading »

written by riadi

Dec 09

Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang sudah sepadan.

Seperti kata-kata berikut:
Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan… Yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya… adalah irrevesible…

Seorang pencinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat.
Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.
Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang…
Begitu pula dalam cinta, kamu yang mencari dan yang lain akan menanti… Jangan pernah takut untuk jatuh cinta… Mungkin akan begitu menyakitkan dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita… tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis…
Jauh lebih pedih… karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak pernah memberi… Cinta itu sebuah jalan. Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen.

Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja… Cinta tak harus berakhir bahagia… karena cinta tidak harus berakhir… Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan… dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran… melainkan dari HATI.

Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan… investasi Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan, karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai… melainkan memanfaatkan. Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai daripada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu yang tak berguna itu…

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati di kala musim berganti, cintailah dia seperti sungai, sebab sungai mengalir selamanya… Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan-kepingan kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca itu… sehingga kamu akan menjadi utuh kembali…

author : unknown

written by riadi

Nov 29

Ni dapet crita bagus and bermakna, dikirimin ma temen hehe, try to read it :) mungkin ada yang udah sering denger critanya..

Suatu hari aku memutuskan untuk berhenti …
berhenti dari pekerjaanku,
berhenti dari hubunganku dengan sesama
dan berhenti dari spiritualitasku.
Aku pergi ke hutan untuk bicara dengan Tuhan
untuk yang terakhir kalinya.
“Tuhan”, kataku.
“berikan aku satu alasan untuk tidak berhenti?”

Dia memberi jawaban yang mengejutkanku.
“Lihat ke sekelilingmu” , kataNya. “Apakah engkau memperhatikan tanaman pakis dan bambu
yang ada di hutan ini?”. Continue reading »

written by riadi

Nov 28

“If you want to make an apple pie from scratch,
You must first create the universe.”

-Carl Sagan-

written by riadi

Nov 27

Butuh kekuatan untuk menyiapkan sesuatu hal
Butuh keberanian untuk menolak sesuatu hal

Butuh kekuatan untuk merasakan kesakitan kawanmu,
Butuh keberanian untuk merasakan kesakitanmu sendiri

Butuh kekuatan untuk menyembunyikan rasa sakitmu,
Butuh keberanian untuk menunjukkan rasa sakitmu

Butuh kekuatan untuk menahan siksaan,
Butuh keberanian untuk menghentikannya

Butuh kekuatan untuk berdiri sendiri,
Butuh keberanian untuk bergantung pada orang lain

Butuh kekuatan untuk mengasihi,
Butuh keberanian untuk dikasihi

Butuh kekuatan untuk bertahan hidup,
Butuh keberanian untuk hidup

written by riadi

Nov 27

Suatu ketika si sebuah pulau hiduplah semua perasaan kehidupan seperti Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan Perasaan lainnya termasuk juga kasih.

Suatu hari, diumumkanlah kepada mereka semua bahwa pulau tersebut akan tenggelam ke dasar laut. Maka, semua perasaaan menyiapkan perahu mereka untuk meninggalkan pulau. Akhirnya, hanya Kasih yang masih tertinggal. Kasih ingin bertahan di pulau tersebut sampai saat-saat terakhir.

Ketika pulau tersebut hampir tenggelam, Kasih memutuskan untuk segera meninggalkan pulau. Ia pun mencari seseorang untuk meminta pertolongan.
Tidak lama kemudian, kekayaan melintasi pulau dengan perahu yang sangat besar. Ia mengatakan, “Kekayaan dapatkah akumenumpang di perahumu?”. Kekayaan menjawab, “Maaf, di sini banyak emas dan perak tidak ada lagi tempat untukmu.”

Kemudian, Kasih memutuskan untuk meminta pertolongan kepada Kesombongan yang lewat dengan perahu yang cantik, “Kesombongan tolinglah aku.”
“Aku tidak dapat menolongmu”, kata Kesombongan, “Kau basah dan akan merusak perahu cantikku.”

Kemudian kasih melihat kesediahan lewat. Kasih berkata, “Kesedihan bawalah aku bersamamu”. Kesedihan menjawab “Maaf Kasih saat ini aku ingin sendirian.”

Kemudian Kasih melihat Kebahagiaan. Kasih pun menangis, “Kebahagiaan bawalah aku bersamamu.” Ternyata kebahagiaan begitu mabuk dengan sukacita, sehingga ia tidak mendengar seruan sang Kasih. Kasih pun menangis dan terus menangis.

Tiba-tiba kasih mendengar satu suara,”Kemarilah Kasih, aku akan membawamu bersamaku.” Itu adalah suara seorang tua. Kasih begitu merasa sangat diberkati dan penuh dengan sukacita, sehingga ia lupa menanyakan nama orang tua itu. Ketika mereka tiba di pulau seberang , si orangtua segera pergi. Kasih baru menyadari betapa besar pertolongan si orang tua tersebut. Kasih melihat kepada Pengetahuan dan bertanya “ Siapakah orang tua yang menolongku?”
“Itu adalah waktu,”jawab Pengetahuan. Mengapa waktu menolongku sedangkan yang lain tidak?” tanya kasih.

Pengetahuan tersenyum. Dengan bijaksana dan tulus ia menjawab “Karena hanya waktu yang dapat mengerti betapa bernilainya Kasih.”

written by riadi