Finally internet…..setelah sekian lama… sekitar 3 bulan ga bisa akses internet karena penyesuaian dengan tempat kos dan pekerjaan…sekarang telah ada internet di kos…..
browsing2 dulu…critanya belakangan…hehe…..
sekian sekilas info…..
Finally internet…..setelah sekian lama… sekitar 3 bulan ga bisa akses internet karena penyesuaian dengan tempat kos dan pekerjaan…sekarang telah ada internet di kos…..
browsing2 dulu…critanya belakangan…hehe…..
sekian sekilas info…..
Untuk sementara karena nanti di tempat yang baru kemungkinan tidak ada internet T.T jadi mungkin saya akan jarang mengupdate blog ini , mungkin hingga koneksi internet sudah terpasang atau pindah ke tempat yang bisa dipasang internet . Selamat ngeblog teman - teman ![]()
Pernah mencoba makanan di Warung nila Pak Ugi? Beberapa hari lalu saya sempat ditraktir oleh teman saya di situ. Jadi mau sedikit berbagi pengalaman kuliner hehe.. Warung nila Pak Ugi ini lokasinya di Gading, di jl Boulevard Raya, beberapa ratus meter dari bunderan yang deket MKG itu. Menu yang disediakan ada beberapa seafood dan ikan Nila…sesuai dengan namanya Ikan Nila menjadi hidangan unggulan di sini. Dari segi rasa…enak hehe…apa mungkin karena ditraktir ya haha….beneran koq gurih…yang saya coba waktu ikan Nila goreng…gorengnya pas…renyah :)….Kemudian menu yang lain yang enak menurut saya yaitu cumi goreng tepung dan tiramnya…sluurrppp…makan tiram sambil menyeruput bumbunya
Tampilan dan aroma cumi goreng tepung dan tiram tersebut mengalahkan alergi seafood saya
Pikiran saya waktu itu gatel - gatel juga biarin de..yang penting bisa ngerasain cumi sama tiramnya hehehe…Sayurannya tersedia lalapan all you can eat..kemudian ditambah pesan kangkung…rasanya juga lumayan tapi agak sedikit pahit…mungkin karena saya juga tidak terlalu suka sayur
(ga sehat ni badan lama - lama)….Yah overall This place recommended de buat dicoba…tapi katanya si rame trus tempatnya…jadi mungkin bersabar ya kalo ke sana pas rame ![]()
Pulang dari melengkapi berkas data untuk melamar kerja di daerah Jakarta Selatan, teman saya inisial “F” terpengaruh untuk berkunjung ke Taman Puring untuk beli sepatu. Gara - gara dengar cerita rekan sekerja (”N”) tentang Taman Puring. Setelah melalui jalan yang cukup panjang, setelah tanya sini tanya sana, sedikit kesasar, karena ini pertama kalinya kami menjelajah daerah selatan T.T , akhirnya tiba juga di tempat yang dinamakan Taman Puring ini. Saya sendiri memang sering dengar tentang tempat ini kalo mau beli sepatu,tas, baju, jam tangan, kacamata,audio otomotif dll yang entah asli atau KW dengan harga miring. Akhirnya masuklah kami menjelajah tempat yang dinamakan Taman Puring ini. Tempatnya cukup rame , mirip dengan pasar Bringharjo di Yogyakarta kalo menurut saya. Para pedagang berkumpul di satu tempat dan kita bebas memilih barang - barang yang ada. Sedikit harus berhati - hati dengan dompet mungkin kalo melihat daerahnya. Muter - muter cek sana sini akhirnya masuk juga ke tempat penjual sepatu. Teman saya langsung memilih, mencoba - coba sepatu, dan akhirnya memutuskan untuk beli. Harga yang pertama kali diberikan yaitu 350 ribu…Waduh mahal banget ni..ga bisa kurang ya…kesalahan pertama langsung ditawar 200 ribu, dan melihat reaksi penjualnya dia minta 325, …setelah tawar menawar akhirnya jatuh di harga 250 ribu, namun tanpa perlawanan yang berarti dari si penjual (waduh kita ketipu ni sepertinya),teman saya ok, ya sudah beli akhirnya….Sampai di luar kami menyesal menawar 200 seharusnya ditawar 100 ribu atau 150 ribu dari awal mungkin bisa dapat harga 150 - 200 ribu kalo ditinggal hahahaha
….yah pengalaman de…ga pinter nawar - nawar juga….lain kali bawa temen yang jago nawar - nawar…Kalo saya si mending ke Mall cari sepatu dengan kualitas pasti dan harga pasti walaupun harga mungkin lebih mahal sedikit…kapok deh beli di tempat - tempat gitu kalo ga bisa milih barang sama nawar
Akhirnya perjalanan dilanjutkan kembali ke Jakarta Barat dengan sempat kesasar sedikit sehingga memakan waktu 2 jam lebih T.T

Kemaren sempet jalan - jalan ke toko ikan di daerah Cengkareng. Lagi pengen liat - liat ikan sekalian cari ikan - ikan kecil buat pakan ikan di kolam. Di sana sempat liat - liat Ikan Arwana atau ada juga yang menyebutnya ikan Arowana namun sayang sekali tidak terlalu banyak macam ikan arwana yang ada. Ngobrol - ngobrol tentang Ikan Arwana, selain karena keindahan dari Ikan Arwana, banyak orang yang memelihara Ikan Arwana karena banyak yang mengatakan bahwa memelihara Ikan Arwana membawa rejeki atau keberuntungan. Apabila Ikan Arwana tersebut benar - benar memiliki kualitas yang bagus bahkan dapat dihargai sangat tinggi dengan hitungan “M”. Ikan Arwana dapat dikatakan sebagai salah satu ikan eksklusif. Bibit Ikan Arwana berkualitas rendah / biasa saja dengan ukuran panjang kira - kira 10 cm dihargai +/- Rp 300.000,- .
Ikan Arwana dengan kualitas tinggi yang memiliki harga tinggi yaitu Ikan Arwana Super Red. Sesuai dengan namanya, ikan ini memiliki warna merah. Ikan Arwana Super Red sendiri masih terbagi - bagi lagi jenisnya sesuai dengan corak, sirip, dan sisik yang ada di tubuhnya. Semakin besar, indah bentuknya dan semakin merah warnanya akan semakin mahal pula harganya. Seekor Ikan Arwana Super Red dengan panjang 8 cm saja bisa dihargai 3 sampai 4 juta. Bahkan katanya ada Ikan Arwana Super Red besar yang ditawar hingga 2 M dan tidak dijual oleh pemiliknya….wow….Ikannya pasti udah menjadi bintang keberuntungan bagi orang itu sehingga dia tidak mau menjualnya. Memelihara Ikan - ikan seperti ini tentu juga membutuhkan perawatan yang tidak mudah. Harus diperhatikan suhu air, oksigen, tingkat ph air, makanan dan berbagai macam hal lain yang saya sendiri juga kurang tau…mungkin nanti kalau ada keinginan untuk pelihara ikan Arwana baru mempelajari hal - hal itu
Yang ga kebayang kalo tiba - tiba mati lampu dari PLN nya kemudian alat untuk membuat gelembung2nya mati bisa bahaya juga…berarti harus sedia genzet juga buat ikan
Harga Genzet sama ikannya saja bisa mahal Ikannya mungkin….Tapi memang keren si kalo punya aquarium besar ada Ikan Arwana besar di dalamnya
tertarik untuk memelihara Ikan Arwana ??
sumber gambar : http://image12.webshots.com/12/0/94/88/153209488TgqkNV_fs.jpg
Pernah dengar toilet kering atau Bio-toilet ga? Atau mungkin pernah menggunakan toilet kering ini?? Kalau sudah ada yang pernah menggunakan toilet kering ini mungkin bisa share pengalaman. Lagi dengerin radio tiba - tiba dibahas mengenai toilet kering ini. Toilet kering merupakan toilet yang tidak memerlukan flushing water atau air pembersih limbah. Jadi setelah membuang sisa2 tidak perlu menyiram lagi dengan air. Bau dong?? Menurut artikel - artikel yang saya baca walaupun tidak disiram tetapi dengan sistem bio-toilet, toilet ini tidak menimbulkan bau. Bagaimana sebenarnya sistem Bio-toilet yang tidak perlu air untuk menyiram?
1. Kotoran ditampung ke dalam dry box yang terbuat dari baja dan lapisan stainless steel yang cukup tebal.
2. Dry box itu diisi dengan serbuk gergaji yang berfungsi menyerap cairan dan bau dari kotoran.
3. Pembuangan kotoran yang masuk ke dalam dry box diaduk dengan serbuk gergaji menggunakan mixer yang digerakan dengan motor penggerak hemat energi.
Kelebihan dari toilet kering ini yaitu ruangan yang dibutuhkan tidak terlalu besar, menghemat air dan juga biaya pembuatan serta ramah lingkungan . Kotoran langsung ditampung dalam tempat pengolah untuk ukuran tabung biotoilet 0,5 meter kubik dengan kapasitas 30–50 orang per hari.Setelah itu, serbuk kayu lama dapat diganti dengan serbuk baru dalam jangka waktu 3–4 bulan. Serbuk gergaji ini dapat dimanfaatkan sebagai media kompos tanaman. Tempat yang sudah menerapkan toilet kering ini yaitu di daerah KiaraCondong Bandung, ada yang sudah mencoba?? Saya kurang ada bayangan juga soalnya ![]()
Bingung long week end mau ngapain ya…? Mau pergi ke luar kota males macet n ramenya…Sepertinya di Jakarta saja…Semoga di jakarta lebih sepi hehehe…browsing - browsing saja lah…akhir - akhir ini jarang sempet di depan komputer..mumpung libur bisa di depan komputer
blogwalking dulu….
Akhirnya bisa pergi juga ke JCC buat liat mega bazar….tadinya udah mau batal…berangkat siang - siang naek motor..eh baru jalan bentar mulai ujan…ya udah balik lagi de ke kos sama temen…nunggu satu jam ujan reda…langsung cabut haha walaupun awan terlihat gelap dan gelegar petir masih terdengar….perkiraan setengah jam ke depan belum hujan….jadi langsung tancap gas…..pokoknya hari ini harus ke mega bazar…
20 menit sampai di JCC…parkir..beli tiket…beneran bayar ni haha…Rp 5000,- per hari ….terus masuk de…mulai penjelajahan di dalam…hujan deras pun turun…hahaha untung sudah sampai di JCC…..
Muter - muter…liat sana…liat sini….paling banyak laptop dengan berbagai merknya :)…tapi ga tau ya kalo dibandingin dengan yang indocomtech kemaren kalo menurut saya rasanya lebih rame indocomtech. Mungkin karena waktunya kali ya…dan sepertin yang megabazar ini banyak stand - stand yang dobel…di ruang A ada Fujitsu menawarkan…nanti di ruang lain ada lagi Fujitsu, demikian juga beberapa merk yang buka stand dobel.
Alhasil saya tidak beli apa - apa karena memang sedang tidak butuh sesuatu…target sebenarnya ingin cari promo tukar tambah printer, keyoard, atau monitor gitu hahaha…tapi tidak ada ternyata, semua menjual dengan harga pameran tapi tidak ada tukar tambah
ya sudah de hehehe…..begitu hujan berhenti langsung cabut pulang :) udah laper juga plus dingin habis hujan…saatnya memburu makanan ![]()

I don’t really understand about this hehe…just feel free do to it
I read this on Pitshu’s Blog
You are about to send a virtual Message In a Bottle across the Blog Ocean. Leave a message in the sand or on the bottle. Write anything you wish. Be a pirate or a poet. Serious or silly. Anonymous or not. What message would you like to send out to the universe?
1. Compose a message to place in your virtual bottle.
2. Right click and SAVE the blank graphic below.
3. Use graphics program of your choice to place the message on the picture.
4. Post the Message In a Bottle message and your creation on your blog along with these rules.
5. Tag a minimum of 5 bloggers - or your entire blogroll - to do the same. Notify them of the tag.
Your virtual bottle will remain a float in the blogosphere ocean for all blogernity. Have fun!!!
Living in a rent room (unofficial dormitory) has many risks. Just like what I experienced. I lost my shoes…and it’s my new shoes…I haven’t used it for ten times….what a basta**d who stole it…Well here is the story…I put my shoes on my shoes rack in fromt of my room. I don’t think this kind of criminal will happen in my dorm because for 3 years living in this dorm there wasn’t any “shoes lost case“….Suddenly when I want to use it I couldn’t find my shoes…And my shoes rack was empty…oh no…I still don’t believe it and I search all over the dorm on each shoes rack. And I couldn’t find it….when I ask my dorm friends..they don’t know….and…when they checked their own shoes rack…some of them lost they shoes also…..my man….this guy who stole shoes is….
So….what else can we do?…Report it to the police haha…just let my new shoes gone….we report it to the dorm owner and asking for a better security . We assume that the criminal is an outsider. Because there are many person in the dorm that lost the shoes and it never happen before. And lately…the front gate of my dorm was not locked. Damn…my new shoes..hahaha…should I put my shoes in my room….oh no….I am afraid I will lost my shoes again if I put it in my shoes rack. Only ugly shoes in the rack….good and expensive shoes go to my room…I think I have to buy shoes parfum……
Recent Comments