Dec 21

Malam itu saya keluar dari TA bersama teman - teman saya sekitar jam setengah 10 malam, yang saya lihat adalah antrian taxi Blue Bird yang sangat panjang sekali, mungkin ada hampir 100 orang, sudah seperti ngantri di dufan saja ni…Dan saya juga harus ikut ngantri karena pulang naik taxi juga..

Kami mengantri cukup lama karena selain antrian yang panjang, jumlah taxi pun kurang, orang-orang yang mengantri harus menunggu taxi kosong datang, dan itu pun setiap 5 menit mungkin hanya 1 atau 2 taxi datang.

Selain Blue Bird tentu saja ada taxi - taxi lain yang datang. Bagi orang - orang yang sudah ingin pulang dan tidak ingin mengantri dapat saja langsung naik ke taxi-taxi itu. Tetapi fenomena yang terjadi di sini, ketika bukan taxi Blue Bird yang datang, orang banyak yang ragu - ragu untuk naik, dia melihat merk taxi itu, apabila merknya tidak terkenal, maka orang-orang cenderung untuk lebih memilih mengantri Blue Bird. Bahkan ada satu merk taxi Celebrity yang baru - baru ini tersebar berita terjadi perampokan di taxi itu datang dan pergi lagi karena tidak ada yang berani naik. Petugas TA yang mengatur antrian taxi pun, ketika membukakan pintu taxi itu berkata seperti ini, “Ayo silahkan, ada yang berani naik”..???… Continue reading »

written by riadi